Sunday, 29 July 2012

Dalam Diam


Dalam diam lamat-lamat aku ditelan kesepian
Dalam diam, perlahan-lahan hatiku lebam
Dalam diam, entah berapa juga kata yang tertahan di penghujung lidah
dan dalam diam, berbotol-botol airmata telah kuikat dan kuhanyutkan di aliran sungai.

Ahh, hati..
Ternyata begini rasanya, aku baru mengerti.
Begini rasanya merindu tapi tak dapat terobati
Begini rasanya menanti tanpa tahu pasti akhirnya nanti
Begini rasanya mencoba menepis kata hati,
Saat hati kecil berkata "sudah cukup Gie'
Namun entah kenapa nurani masih saja bersikeras untuk bertahan.
Tak bergeming.

Ibarat San Chai yang menanti Dao Ming Tse di tengah hujan di malam yang gelap
Bagaikan bulan yang menanti bertemu matahari
Seumpama rasa rindu akan bertemu orang yang sudah mati

Aku hanya tak ingin terus terkubur rasa ini
Lama-lama rasa ini bisa mati

No comments:

Post a Comment